Dengan berkembangnya teknologi informasi dan komunikasi di seluruh lapisan masyarakat, menimbulkan dampak positif dan negatif. Dampak positif antara lain semakin terbukanya wawasan tanpa batas yang dapat diakses kapan saja dan di mana saja. Sedangkan dampak negatifnya, terbuka juga kesempatan bagi orang untuk melakukan kejahatan di dunia maya, antara lain adanya hacker, pembobolan sekuritas perbankan, penyebaran virus, pembajakan karya cipta, dan lain-lain.Dalam menggunakan teknologi informasi dan komunikasi, ada etika yang harus ditaati dan moral yang harus dijaga. Etika adalah aturan-aturan yang berlaku, sedangkan Moral adalah sikap atau perbuatan yang harus dilakukan dalam menggunakan teknologi informasi dan informasi. Masalah etika dan moral dalam menggunakan TIK ini muncul karena adanya pembajakan software atau perangkat lunak, yang dapat menyebabkan kerugian si pemilik hak cipta dan merugikan pendapatan negara.
Hak Cipta adalah kekayaan intelektual yang dimiliki oleh suatu individu, kelompok maupun perusahaan, yang berupa suatu karya dalam bentuk tulisan, lagu, barang, dan sebagainya, yang didaftarkan ke Departemen Kehakiman atau dipatenkan, sehingga dilindungi Undang-Undang. Guna melindungi karya seseorang dari berbagai macam pelanggaran seperti pemalsuan, pembajakan, penggandaan, penjiplakan, penyiaran, pengedaran atau penjualan hasil hak cipta, maka pemerintah Indonesia telah membuat aturan yaitu Undang-Undang RI Nomor 19 Tahun 2002 tentang Hak Cipta, yang terdiri dari 15 Bab 78 pasal. Dengan Undang-Undang tersebut seseorang dapat berkarya sesuai dengan kemampuan masing-masing tanpa harus khawatir apabila karya-karyanya diambil atau dijiplak oleh orang-orang yang tidak bertanggung jawab. Sanksi yang diberikan pemerintah dalam Undang-Undang tersebut kepada para penjiplak atau plagiator sangat berat. Sanksi tersebut dapat berupa denda maupun hukuman penjara.
Selanjutnya silahkan download di sini
19 Agustus 2009
Etika dan Moral dalam Menggunakan TIK
Label: Ilmu Komputer
Perangkat Lunak Program aplikasi
Keberadaan perangkat lunak (software) di dalam komputer sangatlah penting. Tanpa perangkat lunak maka perangkat keras (hardware) tidak dapt difungsikan. Begitu pula sebaliknya, tanpa adanya perangkat keras, perangkat lunak juga tidak berfungsi. Seiring dengan perkembangan teknologi perangkat keras komputer, maka perangkat lunak juga mengalami perkembangan. Sebab dengan adanya teknologi yang tinggi, sudah barang tentu menuntut adanya penyesuaian perangkat lunak yang memadai. Secara umum, perangkat lunak komputer dapat dibedakan menjadi 3 kelompok yaitu Sistem Operasi, Bahasa Pemrograman, dan Program Aplikasi.1. Sistem Operasi (Operating system)
Software Sistem Operasi merupakan program-program yang mengontrol pekerjaan komputer dan seluruh perangkat input dan output. Beberapa kontrol yang dilakukan software sistem operasi ini antara lain sewaktu kita menghidupkan komputer, menjalankan program lain, menyimpan data dan informasi ke media penyimpanan, mengcopy file, memformat disket dan membuat backup isi hardisk. Software Sistem Operasi memiliki beberapa tugas dan fungsi seperti :
a. Membaca dan menanggapi perintah-perintah yang diberikan oleh pengguna komputer melalui perangkat input.
b. Mengkoordinasikan aliran informasi diantara perangkat input dan output.
c. Mengatur program-program lain yang dijalankan oleh pengguna komputer.
d. Membawa program dan data yang diberikan oleh pengguna ke memori komputer, dan memastikan bahwa prosesor melakukan pekerjaannya dengan benar.
Beberapa contoh software Sistem Operasi yang terkenal diantaranya yaitu DOS (Disk Operating System), Windows (Windows 3.x, Windows 95, Windows NT, Windows 98, Windows 2000, Windows Millenium, Windows XP dan Windows Vista), Palm OS, Mac OS, OS/2, UNIX dan Linux. Software sistem operasi seperti DOS dan UNIX merupakan sistem operasi Command Line Interface (CLI), artinya sistem operasi ini menggunakan perintah-perintah yang ditulis dalam baris-baris teks. Dengan sistem operasi model CLI ini kita harus mengetikkan perintah-perintah di layar monitor. Sistem operasi lain yang lebih praktis adalah menggunakan simbol-simbol di layar monitor yang disebut icon. Sistem seperti ini disebut dengan Graphical User Interface (GUI). Sistem operasi model GUI yang sangat terkenal adalah Widows dan Linux.
Ada sistem operasi yang hanya dapat mengerjakan satu tugas (single tasking) dan ada yang dapat mengerjakan banyak tugas (multi tasking). Sistem operasi single tasking yang lebih primitif hanya dapat menjalankan tugas dalam satu waktu. Misalnya, ketika komputer mencetak dokumen, maka komputer tidak dapat memulai proses lain atau merespon perintah baru sebelum proses pencetakan selesai. Sedangkan sistem operasi modern merupakan sistem operasi multi tasking sehingga dapat menjalankan beberapa proses secara serentak.
Pada awalnya software sistem operasi dibuat khusus untuk satu jenis komputer (satu merk komputer). Persoalan yang kemudian timbul adalah ketika pengguna komputer ingin beralih ke komputer merk lain sebagai konsekuensi perkembangan teknologi komputer yang demikian pesat, maka pengguna komputer harus membeli lagi software sistem operasi yang baru. Oleh karena itu saat ini software sistem operasi dikembangkan untuk semua merk komputer.
Label: Ilmu Komputer